Melipir ke Java Steak Karanganyar Timur Taman Pancasila

Bagi penyuka steak di kota Karanganyar bisa mencoba di Java Steak Karanganyar. Terletak di timur Taman pancasila Karanganyar, agak ke selatan. Di Java Steak ada berbagai macam menu steak, ada steak ayam, ada steak daging sapi dll. Selain menyajikan menu steak ada juga menu nasi goreng. Untuk minuman pun juga terdiri berbagai macam.

steak java steak


Atasi Jerawat dan muka kusam wajah anda lebih cerah semakin tampak muda hanya dalam 3 hari, ketahui lebih lanjut di ZamzamHerbal.com

http://www.zamzamherbal.com/collaskin-facial-cleanser-perawatan-wajah- modern/

obat ampuh keputihan original:

- http://www.zamzamherbal.com/natural-crystal-x-original/
- http://www.zamzamherbal.com/rose-v-khusus-untuk-perawatan-daerah- kewanitaan/

Obat Khusus Mata Katarak dan Mata Plus : http://www.zamzamherbal.com/ox-pw- herbal-khusus-mata-katarak-dan-mata-plus/ 

Saya bersama suami datang ke sini sudah cukup lama, berbulan -bulan yang lalu kalau tidak salah bulan Januari 2016 sebelum saya melahirkan anak. Saya mencoba steak karena memang penyuka steak, kemudian untuk es saya  memesan floating es krim.
floating
Banyak menu yang disajikan sirloin dengan harga 11 ribu, tenderloin dengan harga 12 ribu, double beef dengan harga 20 ribu. masih banyak lagi bisa dilihat di bawah ini

menu di Java Steak Karanganyar
Suasana di Java Steak cukup nyaman. Namun kalau datang di sore hari cukup silau karena ada sinar matahari dari arah barat. Di lain waktu saya datang dengan suami saya di sore hari, saya memilih tempat yang salah jadi mau poto makanan jadi silau. Sebenarnya bisa memilih tempat yang tidak silau. Suasananya cukup lengang ada yang membeli tapi tidak ramai

Mencicipi Steak di SFA Steak Karanganyar yang Bertabur Promosi

SFA Steak merupakan sebuah resto yang terletak di Karanganyar. Awalnya resto ini terletak di depan toko SFA Karanganyar, dan tempatnya masih kecil, namun usahanya cukup berkembang hingga pindah tempat yang lebih besar. Dulu hanya menjual menu steak tapi sekarang bermacam-macam. Tak hanya di Karanganyar saja kini bisnis resto SFA steak berkembang di area Solo raya. Dengan adanya Sfa steak menambah deretan wisata kuliner di bumi intan pari Karanganyar.

Ada promosi menarik di SFA Steak Karanganyar, bagi ibu hamil gratis es degan dengan syarat pembelian makanan dan minuman lain. Nah saya jadi berbinar-binar siapa tahu dapat gratisan es degan lumayanlah walau hanya sekitar 5 rb an saja tapi tetap lumayan bisa menikmati es degan. Tapi apakah saya berhasil mendapatkannya?

steak sfa steak
Beberapa hari yang lalu, saya dan suami pergi ke SFA Steak, sebuah usaha makanan yang menu utamanya steak, SFA steak ini awalnya kecil sekarang dah berkembang tempatnya cukup luas, bernuansa jawa kuno. SFA Steak ini pusatnya ada di Karanganyar, dan setelahnya mereka membuka cabang di area solo raya, ada di daerah Sragen, Kartosuro dll. Saya sendiri menyambangi SFA steak yang ada di Karanganyar, karena memang letaknya cukup dekat dengan rumah saya. Dari rumah saya mungkin hanya sekitr 3 km saja, kalau nai sepeda paling 5 menit sampai.
jus sirsak

Pada hari tersebut, sampailah saya di pelataran SFA, kami memarkir sepeda kemudian membayar parkir seribu rupiah. Memasuki ruangan yang bartajuk kejawen karena bentuk restonya memang seperti rumah jawa joglo, temboknya terbuat dari kayu alias gebyok. Saya memilih duduk di teras yang ada kursinya, kalau di dalam bisa lho lesehan. Saya ke sana habis dhuhur jadi banyak pengunjung kesana apalagi saat itu lagi musim liburan, suasana di SFA ramai, tapi masih banyak tempat yang kosong.


Saya dan suami kemudian memilih tempat duduk, kemudian dihampiri waitresnya, mau pesan apa. Suami saya ingin mencoba Steak karena dia pikir SFA steak ini terkenal dari steaknya, dan mencoba steak dulu lah begitu. Kemudian memesan es jus jambu. Sedangkan saya juga memesan double steak serta jus sirsak. Double steak ini dihargai 20.000 dan jus 7000. Dan waiternya tidak menanyakan saya hamil apa gak, saya kira dia sudah tahu.

Pelayanannya cepat sekali baru beberapa menit kami sudah dihidangkan dengan pesanan kami. Awalnya jus kami terima. Tapi saya bingung mana nih gratisan saya es degannya mana kok gak dikasih, hahah ngarep, dan saya mulai galau, mau bilang juga malu. Ya sudahlah mungkin belum rezeki kali ya.

Tak berapa lama steak doublenya datang, tapi kok imut imut gitu alias ukurannya sangat mini, waduw mana kenyang hehe. Ada tiga potong daging krsipi yang kecil-kecil disertai kuah, kentang, buncis dan wortel. Suami saya bertanya, apa ini gak salah kok double steak sedikit sekali. Saya mencoba meyakinkan emang segitu porsinya.

Ya sudahlah tak mengapa, akhirnya kami menikmati hidangan steak yang kami pesan. Mungkin lain kali kami akan mencoba menu lain yang ada di SFA Steak ini, semoga pula ada yang nraktir gratisan gitu hihi.

Oh ya, terlepas dari porsi mini double steak, SFA memiliki banyak promosi yang bisa kamu coba! Baik kan aku, tak bantu promosi walaupun sedikit kecewa hihi.

Promosi di SFA Steak


promosi di sfa steak karanganyar


Atasi Jerawat dan muka kusam wajah anda lebih cerah semakin tampak muda hanya dalam 3 hari, ketahui lebih lanjut di ZamzamHerbal.com

http://www.zamzamherbal.com/collaskin-facial-cleanser-perawatan-wajah- modern/

obat ampuh keputihan original:

- http://www.zamzamherbal.com/natural-crystal-x-original/
- http://www.zamzamherbal.com/rose-v-khusus-untuk-perawatan-daerah- kewanitaan/

Obat Khusus Mata Katarak dan Mata Plus : http://www.zamzamherbal.com/ox-pw- herbal-khusus-mata-katarak-dan-mata-plus/ 

SFA ternyata mempunyai strategi yang jitu untuk menggaet para pelanggannya, berbagai promosi telah disebar untuk para pencinta SFA steak. Apa saja promosi yang ada saat ini?

Ibu hamil mendapat gratis es degan disertai dengan pesan makanan dan minuman lain, serta tidak boleh dibawa pulang alias harus diminum di situ.

Ada lagi bagi kamu yang kembar, bisa beli satu gratis satu, sayang ya, kan di Karanganyar sedikit yang kembar. Eh tapi kalo tiap hari kesini nyucuk juga wkwkkw.

Gratis voucher kasih sayang bagi yang mention @sfasteak di twitter, aku kurang paham yang ini, mungkin voucher minum gratis, hanya boleh di pakai di situ dan tak boleh dibawa pulang, dan digunakan satu kali pakai.

Untuk pelajar dapat diskon 10 persen untuk semua menu. Asyik tuh kalau beli mencapai 100.000 hanya bayar 90.000 lumayanlah irit 10.000 bisa buat beli bensin.

Bagi yang puasa senin kamis, bisa gratis buka puasa disitu, tapi menunya sudah ditentukan, lumayanlah bagi yang ingin gratisan. Ini berlaku untuk semua cabang SFA, tak harus di Karanganyar, So, jika kamu termasuk bagian dari promo ini silakan aja dicoba kalau gak malu hihi.

Mungkin masih banyak lagi promosi di SFA, oh ya bisa jadi promo ini juga bisa berakhir kapan saja. Yuk nikmati wisata kuliner di Karanganyar!

Kuliner Karanganyar : Soto Karang Rasa Sop Iga

Karanganyar Jawa tengah, tak sekedar menarik di dunia wisata alam, tapi ada sekelumit kuliner yang kudu di coba. Jika Ada waktu mungkin Anda bisa mencicipi Soto Karang dan aneka makanan jawa di sebuah warung yang terletak di jalan Solo-Tawangmangu, letaknya kalau dari Solo berada di kiri jalan. Warung ini juga terletak di Jantung Kota Karanganyar, tak jauh dari alun-alun Karanganyar.

Soto karang poto Suciana
Kuliner karanganyar, memang tak begitu terkenal, tapi cobalah mencicipi Soto Karang. Soto karang ini tampilannya mirip dengan sup iga atau sup buntut. Dengan merogoh kocek 16 ribu Anda mendapatkan sajian lezat in. Namun sajian soto ini belum dilengkapi dengan nasi. Untuk tambah nasi dikenai tambahan tiga ribu rupiah.

Soto Karang tidak memakai sayur kecambah, seperti pada umumnya soto di wilayah Soloraya yang sering memakai kecambah. Soto Karang ini juga terasa gurih di lidah. Selain Soto Karang Spesial yang dihargai 16.000 per porsi, ada pula Soto Karang biasa, yakni soto dengan nasi dicampur dengan kuahnya. Harga per porsi 8500. Untuk Soto Karang biasa hanya sedikit dagingnya tak seperti Soto Karang Spesial. Menurut saya jika ingin mencoba haruslah yang special, tapi kalau menyesuaikan kantong cukup Soto Karang biasa. Adalagi, soto karang kecil, atau sering di sebut porsi kecil biasa juga disebut soto kuali. Karena porsinya kecil, cukup untuk yang sedang diet, harga per porsi kalau tidak salah ingat 4500 rupiah.

Soto Karang siap di slutrup
Dulu saya kira Soto Karang itu berasal dari karang, ternyata tidak, ternyata hanya penamaannya saja. Soto Karang karena berada di daerah Karanganyar. Infomasi ini saya peroleh saat membaca kuliner soloraya di media cetak Solo.

Tak hanya Soto, Warung yang terletak di dekat alun-alun Karanganyar ini, juga menyediakan aneka olahan ayam serta masakan jawa. Maka ada tag-line di depan warung Raja Jawa, mungkin inilah yang menjadi menu andalan selain Soto Karang Spesial. Ada ayam bakar, ayam goreng, lele bakar dsb. Ada paket murah juga, lele goreng beserta nasi dan lalapan harganya hanya 8500 rupiah, lumayanlah jika ingin merasakan lele goreng.

Lele Goreng dan Soto
Saya, sudah beberapa kali ke sini, dari mencoba ayam bakar, soto karang biasa dan Soto Karang Spesial. Tapi kali ini, saya berkunjung ke sana dengan suami saya. Ini untuk pertama kali-nya dengan suami saya, biasanya dulu dengan adik, atau teman saya.

Hari Ahad pertengahan bulan Mei saya mencoba lagi Soto Karang Spesial ini, tapi tak seramai biasanya, karena saya datang di sore hari. Pada saat itu Karanganyar juga sedang punya gawe, ada acara lomba semacam balap sepeda, jadi jalur utama yang biasa dilewati ditutup karena ada acara tersebut. Praktis hal tersebut berimbas bagi pengguna jalan lain.

Dari Samping Soto Karang, terpal biru itu penutup jalan karena sedang ada acara
Sesampai di tempat tersebut, langsung saja kami memesan Soto karang Spesial, serta paket lele goreng biar habisnya tak banyak, belajar irit deh. Kami melihat satu persatu menu makanan, ternyata ada banyak. Saya melirik harga air minum, mulai teh sampai jus. Harga teh tawar dihargai 2000 rupiah, sedangkan teh manis 3000 sedangkan es teh 3500, harga air minumnya lebih mahal sedikit dibanding warung dekat rumah. Tapi lebih murah dibanding es teh Pempek Nyonya Kamto Solo yang harganya sekitar 4000-5000 rupiah.

Setelah memesan, beberapa menit kemudian menu masakan yang dipesan datang. Saatnya makan, ups seperti kebiasaan agar bisa di buat postingan di blog menyempatkan untuk memotret makanan dengan smartphone. Nah, saatnya memulai menyantap makanan. Bismillah, slutrup? lezat nan gurih.
Setelah membayar di kasir, kami segera pulang ke rumah ibu saya ang ada di Karanganyar. Sampai di rumah pun azan magrib dikumandangkan saatnya sholat.

Bagi yang berminat silahkan mengunjungi Soto Karang di Karanganyar, dekat alun-alun Karanganyar. Semoga bermanfaat




Karanganyar, Pendekar Wisata dari Gerbang Timur Jawa Tengah

Keterbatasan dana, waktu tak membuatku menyurutkan langkah tuk menelusuri jejak sejarah, wisata di wilayahku. Hanya bermodalkan tekad yang kuat, aku pun bisa kesana. Aku memang belum seperti travel blogger yang lain yang sering berkelana kemudian menulis di blog. Tak sebanding jika dibandingkan dengan mereka yang kadang rela mengorek tabungan demi menjelajah dunia. Sedikit tulisanku ini bisa memberikan informasi bahwa Jawa Tengah layak untuk dikunjungi sebagai tempat wisata.

Aku, petualang kecil, berpetualang di daerahku, Jawa Tengah provinsiku, dan aku sendiri tinggal di kota kecil yang kemasyurannya tertutup oleh kota Solo. Ya, disinilah aku dibesarkan di Kota Karanganyar. Karanganyar berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur. Maka dari itulah Karanganyar menjadi gerbang utama masuk Jawa Tengah dari Timur, bersama dengan Kabupaten Sragen, Blora.
Gerbang Timur Jawa Tengah Perbatasan dengan Jatim
Barangkali traveler masih asing dengan Kabupaten Karanganyar, tapi tak dengan pariwisatanya. Kadang aku merasa cemburu kalau Karanganyar di sebut kota Solo. Karena memang, yang lebih dikenal itu Solo bukan Karanganyar. Contoh saja Candi Cetho, yang konon kata penduduk daerah situ, wilayah tersebut merupakan nenek moyang orang Bali, well itu dimana kawan? Di Karanganyar. Ada lagi Candi Sukuh, yang memiliki kemiripan candi diluar negeri, orang menyebutnya di Solo, but itu di Karanganyar. Dan masih banyak lagi yang membuatku cemburu. Tapi kecemburuanku serasa sirna, karena Solo dan Karanganyar masih di provinsi Jawa tengah.

Karanganyar memang bukan kota Solo, melainkan masuk ke karesidenan Surakarta. Tapi sekarang tak ada karesidenan. Bersama dengan Wonogiri, Klaten, Sukoharjo, dan Sragen, Karanganyar masih dalam lingkup Surakarta. Bisa jadi karena itulah kalau mau ke Sragen para traveller menyebut Surakarta atau solo, begitu juga ke Karanganyar hampir sama. Travel agen pariwisatapun menggabungkan destinasi wisata area Karesidenan Surakarta karena memang letaknya berdekatan.

Mengingat Karanganyar masih belum setenar daerah lain seperti Belitung, Raja Ampat dll, izinkanlah saya mengurai berbagai wisata Karanganyar dan sedikit dari wilayah tetangga. Akan ku buktikan bahwa wisata di Jawa Tengah umumnya, dan khususnya Solo dan sekitarnya memang layak untuk di kunjungi.
aliran air terjun grojogan sewu
Karanganyar, dengan wilayahnya yang berupa dataran tinggi dan dataran rendah, maka Karanganyar memiliki berbagai obyek wisata. Wisata yang paling menjanjikan saat ini masih di dominasi oleh wisata alam.

Kondisi karanganyar bagian timur yang berbatasan dengan Magetan, Jawa timur, memang merupakan dataran tinggi, dengan Gunung Lawu sebagai gunungnya. Ya, Gunung Lawu merupakan gunung yang wilayahnya sebagian berada di Jawa tengah sebagian lagi di Jawa Timur.

Karanganyar punya jalur pendakian untuk menuju puncak Lawu.

Jalur pendakian tersebut yaitu Cemoro Kandang kalau Cemoro Sewu masuk Jatim. Bagi yang hobi mendaki boleh juga mencoba pergi ke Gunung Lawu sekedar ingin mendaki gunung, dan melihat kota Solo di atas awan. Pun juga bisa menambah catatan pendakian. Karakteristik Gunung Lawu merupakan gunung pasif, tetapi sempat aktif dan akhirnya tertidur ribuan tahun, hal ini dibuktikan dengan adanya belerang disana. Bisa jadi suatu saat atau kita tak tahu kapan itu, bisa seperti Gunung Sinabung yang dari pasif menjadi aktif. Tapi tenang saja, walaupun begitu ada BMKG yang bisa memberitahu jika keadaan gunung menjadi aktif.

Sayang seribu sayang aku gak kuat kalau mendaki jadi aku belum pernah ke sini, dulu sempat sekedar mampir tapi belum kesampaian untuk mendaki.Baca berita di Solopos ditemukan jalur pendakian baru, yang akan segera diresmikan bersamaan dengan air terjun baru, yang berada di desa Anggrasmanis kita tunggu saja peluncurannya

Kamu bukan pendaki, yuk mari melipir ke Grojogan sewu

Grojogan Sewu
Grojogan sewu ini juga terletak di daerah dataran tinggi, dekat dengan pendakian, agak turun sedikit. Air terjun ini berasal dari sungai yang berada diatasnya. Air terjun ini ramai sekali pengunjungnya saat hari libur. Pemandangannya indah menawan. Jika Anda mau melihatnya harus bersiap untuk memijat kaki Anda karena memang harus melalui seribuan anak tangga.

Gak mau capai ? Bisa ke Air terjun Jumok

Aliran air terjun jumok
Air terjun jumok berada di Jenawi, tidak jauh dari tempat candi sukuh. Unuk meuju tempat ini bisa dari arah Solo-Tawangmangu kemudian sampai ada penunjuk arah bisa ke kiri jalan. Ikuti penunjuk arah. Air terjun Jumok ini dikelola oleh warga, tangga untuk mencapai air terjun ini tidak terlalu banyak.

Lepas dari itu, Mari berkemping ke Sekipan, Tawangmangu

Aih karanganyar punya bumi perkemahan, yeay? ya iyalah. Bumi perkemahan Sekipan ini juga terletak di Tawangmangu Karanganyar, berada tak jauh dari area wisata Air Terjun Grojogan sewu. Bumi perkemahan ini di kelola oleh Perhutani, so kawan-kawan kalau mau kemah izin dulu sama Perhutani nggeh. Ups tak hanya perkemahan, juga disini juga ada tempat untuk out bond loh. Dulu aku sempat di undang untuk mengikuti outbond acara guru TPA sekelurahan, sayangnya waktu itu saya tak bisa datang, hiksss.

Malas ke Sekipan? Mau yang dekat-dekat aja dari kota, Yuk Ke Delingan

Wana wisata gunung bromo delingan
Yup, di Delingan ada Buper yang sering kali diadakan acara perkemahan. Mulai acara sekolah, kecamatan, kabupaten, hingga proinsi. Sempat pula digunakan perkemahan nasional. Siapa yang tak mau mengunjungi karanganyar ? Ini loh karanganyar. Aku sempat kesini untuk mengunjungi murid-muridku waktu kemah. Tapi tak sempat aku menjepretnya. Jangan pulang dulu ke Delingan ada wana wisata Gunung Bromo, dan waduk Delingan. Lokasi Delingan ini hanya 4 km dari pusat Karanganyar.

Melipir Ke Matesih, menjajaki pemandian putri raja

air di sapta tirta
Matesih merupakan kecamatan di Karanganyar, yang masih berada di dataran tinggi. Yang terkenal dari Matesih ini adalah terdapat pemandian putri raja peninggalan raja mangkunegaran. Iya bener raja mangkunegara, yang keratonnya ada di solo itu loh. Terdapat pula Sapta tirta, tujuh mata air yang muncul dengan sendirinya, sebuah keajaiban dari Tuhan yang diberikan kepada warga karanganyar.

Ada apa saja di Sapta Tirta?

Ada banyak, ada tujuh macam air yang berbeda jenis ada disini. Kamu tahu air yang buat krupuk jadi renyah itu air bleng alias borak hoho, itu ada disini. Ada pula air soda, yuk daimbil buat bikin kue bolu haiyah jangan ditiru yak. Ada air macem-macem lah pokoknya kalau kesini, jangan lupa mampir karanganyar. Catat ya Sapta tirta berada di Matesih. Untuk menuju kesana dari Solo bisa naik bus jurusan Solo-Matesih.

Bosan jalan-jalan terus ya, sudah pesta durian saja di Matesih dan Jumantono

Mana gambarnya? Penasaran mulu ya, haha datang aja kalau hari minggu di daerah Matesih dan Jumantono, banyak yang jualan di pinggir jalan. Harganya bervariasi tergantung tunggangannya. Loh apa maksudnya. Ya emang unik di sini, kalau naiknya mobil, atau kendaraan bagus harganya bisa berlipat lipat, atau harinya pas hari libur harga durian bisa melonjak. Datangnya pas musim durian yah, jangan pas musim mangga!

Lapar Mak?Yuk ke Amanah Karangpandan

ikan di pemancingan amanah karangpandan
Di Amanah Karangpandan ini, bisa menikmati makanan yang kita pancing sendiri. Selain itu kita bisa melihat cara pembuatan roti Amanah. Bisa juga melakukan outbond di Amanah ini. Namun Amanah ini milik seseorang jadi kalau mau outbond izinnya bukan ke perhutani tapi ke yang punya tempat ya.

Museum Dayu, ceceran sejarah dari masa lampau

Lapisan Tanah Kabuh di Museum Dayu
Museum sangiran di Sragen kini punya cluster. Satu-satunya cluster yang berada di Karanganyar adalah Museum Dayu di Gondangrejo. Museum dayu sekarang ini masih gratis, masih baru, karena baru saja di resmikan Pak SBY akhir tahun lalu. Memasuki museum ini, Anda akan diajak bernostalgia dengan jutaan tahun lalu. Selain itu ditemukan juga fosil-fosil hewan didaerah situ. Museum ini, menjadi museum yang terbesar diantar cluster yang lain, info aku dapat dari pak Satpam. Museum ini terdiri dari anjungan-anjungan, diorama, serta ruang pamer. Anda lelah? Ada gazebo untuk beristirahat atau sekedar bercengkerama.

Masih banyak wisata Karanganyar yang belum aku tuliskan dalam artikel ini. Karanganyar terdiri dari 17 kecamatan yang masing-masing kecamatan mempunyai objek wisata. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di artikel lain mengenai Karanganyar dan Jawa Tengah di Blogku ini.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog ?Blog Competition #TravelNBlog 3? yang diselenggarakan oleh @TravelNBlogID.

Kunjungi juga wisata karanganyar yang lain

Menikmati Segarnya Air Terjun Grojogan Sewu
Berkunjung Ke Museum Dayu Cluster Sangiran di Karanganyar


Berkunjung Ke Museum Dayu Cluster Sangiran di Karanganyar

Museum Dayu merupakan salah satu cluster museum purbakala Sangiran. Museum Dayu ini satu-satunya museum purbakala yang terletak di Kabupaten Karanganyar. Tiga cluster lain terletak di Kabupaten Sragen. Museum Dayu Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Untuk menuju tempat ini cukup mudah jika Anda dari Solo. Saya ambil terminal Solo, Anda bisa kearah utara atau jalur Solo-Purwodadi sekitar 15 km kemudian sampai daerah Gondangrejo ada tulisan Museum Ndayu ke kanan 3 km.

Jalur masuk museum dayu

Lapisan kabuh museum dayu
Kemarin sabtu tanggal 21 Maret saya mengunjungi Museum Dayu yang terletak di perbatasan Karanganyar Sragen, yaitu kecamatan Gondangrejo Karanganyar dengan Kecamatan Kalijambe Sragen. Awalnya saya sekeluarga berencana pergi ke Solo, namun sekalian saja saya menuju Museum Dayu. Jalan menuju tempat tersebut cukup baik, tetapi untuk bus besar kalau berpapasan harus mengalah salah satu.
Museum Dayu
Saya sendiri, pergi dari rumah kontrakan Gemolong agak pagi, agar tak terlalu panas di jalan. Sampai sana aku kira masih sepi eh ternyata sudah lumayan ramai. Kami di tarik parkir seharga dua ribu rupiah, saya tak tahu parkirnya itu resmi atau ilegal. Untuk tiket masuk masih gratis sampai ditentukan harga tiketnya.
Area Taman Museum Dayu
Bangunannya berada di bukit, sehingga kalau ke bangunan yang lain harus turun, seperti turun ke bukit. Bangunannya terdiri dari bangunan anjungan, ruang diorama, ruang pamer, ada pula ruang bermain anak-anak dan gazebo untuk beristirahat.

Di taman bermain ini banyak anak-anak yang bermain, mereka menikmatinya, bersama saudara-saudara mereka. Orang tua mereka dengan seksama mengamati anaknya, terlihat raut muka bahagia dari orang tua tersebut. Mungkin dia bisa bahagia karena sudah mengantar anaknya ke museum Dayu ini. Mereka bisa belajar dan bermain secara gratis.

Jika lelah menggelayuti, ada gazebo. Gazebo ini juga didesain unik, terbuat dari kayu glugu dan kayu lain. Kayu glugu seratnya juga terlihat bagus. Tenang saja kayu glugu ini tidak menelusuk jari-jari Anda karena sudah di plitur dengan baik. . ANda pun bersama keluaga bisa bersandar sejenak di gazebo ini. Saya pun juga sempat menggunakan gazebo ini untuk beristirahat sejenak karena kaki agak pegal setelah berputar-putar berkeliling museum. Capek reda, saya lanjut lagi untuk mengelilingi museum.

Gazebo Museum Dayu
Saya memulai melihat anjungan  anjungan. Ruangannya adem karena ada AC nya, ada alat peraga berupa laya komputer sentuh, sayangnya beberapa sudah tak bisa dioperasikan karena sudah rusak. Mungkin perlu digaris bawahi pengawasan sangat perlu, karena kalau tidak diawasi museum yang alat-alatnya masih bagus ini bisa rusak.

Selanjutnya saya menuruni tangga menuju ruang diorama yang berisi tentang kehidupan masa lalu menurut para peneliti (sebenarnya saya ya tidak percaya). Selanjutnya menuju ruang pamer.

Ruang Diorama
Berada di ruang pamer ini ada manekin atau replikan tulang-tulang yang ditemukan ribuan tahun lalu. Ada pula tulang asli yang ditemukan didaerah tersebut. Tulang-tulang hewan banyak juga yang ditemukan, bentuknya sudah berupa batu batuan. ada pula ditemukan alat perimbas dll.

Peta Ruang Pamer

Replika hewan purba
Temuan Tulang di Cluster Sangiran
Tentang sejaran kera merupakan nenek moyang manusia memang perlu dipertanyakan lagi. Karena missing linknya hingga saat ini masih dipertanyakan.

Tulisan ini diikut sertakan dalam lomba blog cagar budaya Jawa Tengah. Mengenai artikel terkait tentang wisata cagar budaya bisa membuka label wisata budaya

Tunggu tulisan selanjutnya dari saya selamat menikmati


Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top